🪷 Bijaksana

PEREMPUAN ITU BERJALAN

Oleh Herman Subarkah

Seorang perempuan berjalan Dibawanya beban berat kehidupan Pergi jauh meninggalkan anak tersayang Bunda terbaring dalam ketiadaan Yang lainnya melawan dunia dan kehidupan Anak kecil berdoa dalam keheningan Bunda tersadar, air mata membalut kegelisahan Roda berputar untuk kehidupan Keadaan kemarin adalah sebuah bagian Hati berlinang air mata ketika bercerita Ada kerinduan ketika menyapa Dan senyuman itu tetap ada dan nyata Seperti menyelimuti gelap ketika bercahaya Terlukis jelas di wajahnya yang berbicara Senja ada untuk merasa Malam tiba lalu meminta Pagi terbuka mencari harapan yang tersisa Kali ini aku melihat lagi perempuan seperti ini Mencoba berdiri menentang hari Yang tegak tapi mengulurkan kedua tangan dan jemari Yang berharap terang dikemudian hari Menarilah bila harus menari Jangan menunduk tetapi bernyanyi Tanamkan apa saja yang perlu ditanamkan dihari ini Perjuangkan apa yang harus diperjuangkan dihari nanti Harapan itu belum menutup pintunya disini Berjalanlah dalam perjalanan yang kita tidak ketahui