PERCIKAN HUJAN
Oleh Ajeng Rita N Kyocho
Hujan yang turun, saat kau membumi mengapa aku menatap langit..
Padahal kau terasa menyapaku dengan rintikanmu..
Diantara kesunyian malam sepi..
Kau nampak lambaikan percikanmu itu..
Basahi aku dalam sebuah hawa..
Yang jadi sebuah lukisan malam
Sadarku merasakan sentuhanmu
Lewat percikan air dan angin yang berbisik
Kau pun membuktikan kebesaranmu
Masih menyusuri air yang mengalir dari tetesanmu
Aku menembus saat kau reda
Dan tak bertepi saat kau deras
Ini jalanku aku akan selalu menjadi aku
Akankah jika ? Mungkinkah pula ?
Senja kan bersama
Kelak kan bahagia
Bisakah ?