PERAHU RETAK
Oleh N. Arief Aulia Rahmansyah
Kedua tanganmu menutupi mataku
Kau menuntunku ke pelabuhan
Tempat engkau menyandarkan perahu
Kau genggam tanganku,
Kau ujarkan seribu mantra
Untuk aku duduk bersama
Kau kasihkan dayung
"berlayarlah bersamaku
jangan ragu!"
Perahu ini berlayar
Kau dayung begitu kencang
Aku gamang karna aku tak bisa Berenang
Kau siulkan angin laut
“yakinlah ada aku sebagai pelampungmu
saat kau tenggelam”
Ombak menggulung kecamuk
Sayang, kau lepaskan dayung itu
Kau lompat dari perahu
Kau berenang sekencang-kencangnya
Tanpa menoleh, kau berlalu begitu saja
Hanya nampak karang kepalamu
Tempat otak kecilmu berlindung
Ingin kulempar dayung
Byar.... tenggelamlah semua kenangan
Terseret arus bercampur sampah!