🪷 Bijaksana

PASRAH HATI

Oleh Aulia Puspita

Angin-angin itu bertiup kencang menghantamku Hujan yang tiba-tiba datang dengan rintik-rintik Beralih menjadi badai, badai lautan karam Kugenggam kayu reot itu Kupejamkan mata ini Mencari ketenangan dalam hempasan badai yang mengamuk itu Mengguyurku, menerjangku, melemahkan keberaniankku Terdiam dan membisu Tak ada pekikan lagi yang bisa kuteriakkan Tak ada yang bisa mendengar suara serakku Suara ketakutan itu Pasrah, pasrah dan kubiarkan jantung ini tetap berdetak Kubungkam erat segala yang bisa kulakukan Tak ada harapan untukku Untuk tiba di pantai pinggiran di sana Jauh-jauh dari jangkauan mata kumemandang suatu kampung kedamaian Teraduk-aduk aku oleh angin kencang dan tarian emosi lautan Yang pada akhirnya Yang hanya bisa kulakukan hanya bersiap-siap menuju mautku Maut yang tak pernah aku tahu Kupejamkan mata ini Kuberadu pada sang pelindung Beralun dengan doa-doa keselamatan Namun tiada guna ketika kusadari keadaan itu Keadaan yang mengerikkan yang tak berani kusaksikan kenyataannya Kutarik nafasku kuat dan dalam-dalam Aku terguling dari tempat aku bertahan Mungkin saat ini kapal ini tenggelam dalam badai tengah lautan pasifik Sesak dan perih paru-paruku Menahan nafas yang seharusnya dari tadi ku lakukan Sedetik dua detik tiga detik Terhirup udara segar nan damai dan tentram Datang sesosok berjuba yang tampan dan tersenyum padaku Menarik sesuatu dalam ragaku dengan sentuhan lembutnya Namun serasa, ia mengernyitkan padaku luka yang amat tajam Memaksaku untuk melepaskan semua yang melekat dalam ragaku Rasanya sangat sakit dan sangat-sangatlah sakit Namun sekali lagi Kuingin teriakkan dan buang rasa sakit itu Namun tetap saja terbungkan segalanya Sedetik dua detik lagi Kubuka perlahan-lahan mataku Tak kurasa kuberda di alam yang baru Alam yang amat jauh dan tak pernah ku tahu Yang begitu sunyi damai tanpa seorang atau suatu benda apapun Ketika sejenak kuberpikir dalam diamku Aku meneteskan air mataku dan berada pada kesadaran itu Dan tersebutlah Jika inilah kematian itu