🪷 Bijaksana

PANDANGAN MATA HATI

Oleh MDA

Bertubi-tubi Cinta ini mendesakku Setiap saat kala Rindu semakin kuat membalut hati Dan bertanya ; Mengapa aku tak sanggup menggapaimu ? Mengapa aku bisa sedalam ini mencintaimu ? Bukankah aku telah tahu jawabanmu pasti, Meski telah terkatakan semua Cintaku ini ? Aku telah kalah oleh kenyataan Akupun memahami, apa yang ada di dalam hatimu, Walau tak kau katakan sepatah katapun Namun seolah hatiku, melihat jelas, Bagaimana perasaanmu kepadaku Bagaimana dirimu memandang rasaku Begitu mudahnya aku menyimpan cinta Padamu, meski berujung pada luka Walau akhirnya menemui duka Hingga sekarang, selalu terjawab hampa Tidak ! Bukan luka Bukan pula duka Cinta ini sangat indah Melebihi kalimat-kalimat ini Melebihi malam-malam yang bertabur bintang Mewarna-warni rasa penuh makna di dalam jiwa Setiap waktu, di kehidupan jiwaku Cinta yang merasuk jiwa Dan Rindu yang teramat dalam Masih tetap tersenyum di dalam keheningan Yang membebaskanku merangkai gegatra aksara Bila manusia menamainya : Cinta Betepuk Sebelah Tangan, Maka hatiku menyebutnya : Cinta Yang Agung Yang Tak Pernah Memudar

Puisi Lainnya

SEPENUH HATI Oleh MDA HANYA UNTUKMU Oleh MDA MASIH BISA TERSENYUM (KENANGAN TERBAIK) Oleh MDA APA KAMU SUDAH TAK LAGI MENCINTAIKU? Oleh MDA