🪷 Bijaksana

PALSU

Oleh Ririz Wardinata

Sepolos bulan dikala dia disebut purnama Terkadang menambah kesepian saat kau menatapnya Tak perlu seberapa terang sinarnya Semuanya juga hanya sebuah kata ulangan yang disebut pura-pura Sinar yang kau pancarkan Cinta yang kau bagi pada pemuda malang ini, Hanya pelumpuh rasa sakit yang kau rasakan dari petualanganmu sebelumnya Aku mintamaaf jika memang kau pernah berlumuran darah Tetapi, Apakah tidak terlalu kejam jika kau bagi rasa sakitmu padaku dan seenaknya saja berlalu? Saat kau menemukan padang yang baru Yang sangat luas dan hijau Tanpa sebuah kata, kau halau ternakmu kearah situ. Malangnya sipemuda malang Tak ada satupun tumbuhan di ladang Tanah yang gersang hanya dipakai tempat berlalu para petualang.

Puisi Lainnya

LEBARAN TANPA IBU Oleh Ririz Wardinata