🪷 Bijaksana

PADA SAATNYA

Oleh Nurwahidah

Pada saatnya Aku menjadi embun di pagi hari agar bisa memberikan keindahan untuk pagimu, meski terkadang sering kau abaikan hingga aku menghilang terbakar oleh sang mentari.. Pada saatnya Aku bagaikan butterfly yang mulai terperangkap oleh pesonamu membuat sayap-sayapku ingin selalu terbang ke arahmu lalu ku singgahimu yang sedang sendiri.. Pada saatnya Satu persatu dedaunan berguguran, hujan pun berlalu tanpa pelangi Air mata berjatuhan setelah mengetahui hal yang sangat menyayat hati, cintamu telah ada yang miliki.. Pada saatnya Ketika aku ingin terbang untuk mencari cinta yang baru, sayapku tak mampu lagi untuk terbang.. Sayap-sayapku bagaikan dipatahkan oleh petir yang merajai awan hitam.. Pada saatnya Tinggallah aku sendiri membawa luka yang akan berbekas selamanya..

Puisi Lainnya

MEMANG SALAH Oleh Nurwahidah TEGAR MESKI MENYAKITKAN Oleh Nurwahidah CINTA DATANG TERLAMBAT Oleh Nurwahidah