🪷 Bijaksana

MENUNGGU TITAHNYA

Oleh Nurzetina

Terhempas batin bagaikan alunan. Di tinggal hati tak bertuan Perih tak tertahankan Lihat gundaku Tanpa bayangan, kelam Kelabu di atas hitam Mendesakan dada. Melangkah bagai hembusan angin dimusim semi Membawa luka tak terganti Kau pergi, tak lagi ku lihat Akankah kita dipertemukan lagi? Hingga menunggu titah darinya. Tunggu disana, Di candi yogyakarta Dengan cinta yang sempurna Serta ayunan kerinduan Tanpa penghalang, Ku kan terbang lewati pulau dan lautan. Raih dan rengkuhlah aku Bersama dengan cintamu.

Puisi Lainnya

SEMANGAT UNTUK JIWA Oleh Nurzetina