MENGUKIR ASA
Oleh Ferly Arvidia
Fajar senantiasa tersenyum penuh harapan
Elok sinarnya sibakkan kabut kelam
Rembulan t’lah kembali ke peraduan
Lepaskan malam yang begitu muram
Yang menyimpan banyak kenangan
Awan bagai sejuta kenangan yang takkan sirna
Remai mencekam di lubuk hati terdalam
Via bayu ingin ku sampaikan
Isyarat yang belum sempat tersampaikan
Dendam terhadap benci yang menjadikannya cinta
Ini bukan saat ‘tuk terlelap
Aral rintangan akan selalu ada
Asa tertumpah ke atas pena
Nantikan rasa mengalir di atas kata
Ibarat asam merindukan basa
Namun, haruskah ku kubur segenap harap?
Di dalam senyap, tanpa tangis, tanpa ratap
Inginku menembus awan dan kerasnya dinding waktu
Tetapi, apalah daya takkan pernah mampu
Akan tetap ku simpan rasa ini untukmu...
_____
Publish : 24/10/2015 8:38:34