🪷 Bijaksana

MENCOBA MENGHAPUSNYA

Oleh Nur Rakhmat

Pesonanya seirama semilir anginyang membawa harumnya bunga seroja memikat kumbang yang berlalu lalang Bayangnya terpatri diantara manik-manik retinasukar rasanya menghapus bayangnya Saat itu pula degup jantung terpompa derasseperti hujan yang merobek panasnya suryaterlintas dalam benak inilah tanda, diriku layu akan gilasan raut wajahnya yang anggunlayaknya wartawan dan sejarahwanku mencoba mengupas detailcorak pernak-pernik hidupnyasekian lama ku korekrahasia yang kau bangunakhirnya ku dapati, apa saja yang belum aku dapati dan aku semakin terkesan atasnya. Layaknya kumbang ku coba bergerilyamengecup sarinya namun apa daya, sarinya sengaja tumpah ke tanahdan menjadi kebahagiaan bagi si semut kecil itu. Aku kecewa aku terlukadan aku pun tergulai lemahmeratapi semuanya. Sarinya yang aku idamkan sekian lamahilang sudah, dikecup makhluk itu. Kian hari aku selalu menyesali mengapa tuhan mempertemukanku dengannyajika pertemuan ini berujung penderitaan sepihak dan aku pun tak mengerti permainan ini.

Puisi Lainnya

KAWANKU Oleh Nur Rakhmat