MENCINTAI TAKDIR
Oleh Yaya
Aku mencintai bumi. Darinya aku belajar, bahwa mencintai adalah berbagi. Berbagi satu dengan yang lainnya. Bahwa manusia lainpun berhak atas bumi ini. Juga mencintai adalah membebaskan. Membebaskan segala yang ada di bumi dengan tidak menyakitinya. Dan aku tetap mencintai bumi. Hingga akhirnya tuhan akan menyatukanku pada bumi. Begitulah kepercayaanku pada takdir.
Aku juga mencintaimu. Mencintaimu sama dengan mencintai bumi. Karena aku tak perlu bertanya kapan akan bertemu. Dan kapan akan menyatu. Karena jika sudah waktunya, aku pasti akan menyatu dengan bumi di penghujung penantianku untuk sebuah kehidupan baru.
Cinta adalah sebuah takdir. Takdir indah dari sang maha kuasa. Dan tak ada seorangpun yang dapat melawannya. Aku percaya itu. Jika kau juga percaya pada keajaiban takdir, maka janganlah melawan takdir dengan melakukan hal-hal yang tidak disukainya. Bahkan logikapun menolak. Karena 2 buah tali yang sudah disimpan bersama selama 1 tahun tanpa diikat, pada akhirnya jika diambil satu bagian tali, maka ia akan terpisah dengan bagian lainnya. Begitu juga dengan suatu hubungan tanpa sebuah ikatan. Maka cintailah takdirmu. Karena takdirnya selalu yg terbaik.