🪷 Bijaksana

MENANTIMU DENGAN SANG WAKTU

Oleh Luky Astuty

Mendera raga pecahkan rasamerintih.. langkahi duriingin pergi menghindar. tapi sedikitpun kaki ini tak mampu tuk beranjak Sekeliling penuh percahan kacamenggumpal dan terlempar menimpakuinginnya aku berlari tp syaraf-syarafku tiba-tiba mati terhenti Waktu tak berhenti berdetakseiring lakonku yang semakin rancusampai kapan terpancarkan sinaran indah penuh bahagiakunanti.. dan kunanti saatnya tiba hampiriku Akupun mulai lemah bagai raga tanpa jiwa Wahai sang waktu ... sabarlah dampingikuhadirkanlah sang bahagia untukkuwahai sang bahagia... datanglah merangkulkukarna ku tlah lama MENANTIMU DENGAN SANG WAKTU