🪷 Bijaksana

MAWAR DI KELOPAK MATA

Oleh Januarsat Leng

Mawar di kelopak mata Kau yang tak dapat kulihat Kau yang tak dapat kutemukan Di sepanjang perjalananku Menyusuri setapak taman bunga Dari hulu menuju hilir kehidupan Kusadari dimana kumenapak Diantara bunga-bunga teridah Dan semerbak wanginya Aku menyapu sekalilingku dengan tatapan Kulihat kunig ptih, ungu dan merah merona Tapi tak ada peson pesona yang sampai ke hati Kumnelangkah lagi Dan kucari lagi Kutemukan indah kuntumnya Tapi sayang daunnya mulai berguguran Dan yang lain menawarkan aromanya Tapi kutakdapat menerima durinya Langkahku kian pasti Tapi hati mulai meragu Aku menjejak hamparan bunga Tapi tak kutemukan yang sempurna Sedang jalanku telah jauh kutempuh Kuhentikan langkahku Sejenak menoleh ke belakang Bunga-bunga yang kutinggalkan Kian menemukan kesempurnaan Sayang aku tak mungkin kembali Karena takdirku berjalan maju Bersama anganku yang sempurna Mawar di kelopak mata Mawar yang tak sempat kutemukan Maafkan aku dan logikaku mengabaikanmu Yang menginginkan kebaikanmu Tapi tak mampu menerima kekuranganmu Melupakan bahwa kau tak sempurna Dan akupun tak sempurna