🪷 Bijaksana

MAMA, MAAF! AKU INGIN JADI PEREMPUAN

Oleh Imam Aris Sugianto Masa kecilku penuh dengan bahagia

Dimanja seperti anak raja Diperbolehkan main apa saja dengan siapa saja Bergelimang kasih sayang kedua orangtua Bermain boneka Barbie dan masak-masakan adalah kesukaanku Meniru sikap mama di depan cermin adalah kebiasaanku Mempoles gincu di permukaan bibirku adalah tiruanku Berjalan kemayu ala model ayu Aku laki-laki yang terjebak pada jiwa seorang perempuan Laki-laki cantik dalam kehidupan Selalu bersikap kemayu dalam segala perlakuan Selalu bersifat layaknya seorang perempuan seumuran Selalu mencoba bersolek ala putri ayu untuk pamer kepada pangeran Selalu mencoba berpakaian perempuan Aku nyaman dengan segala perbuatan Kedua orangtuaku melarangku bersikap seperti itu Katanya tidak wajar Kedua orangtuaku berusaha mengubahku Berusaha mengikutkanku dengan segala kegiatan anak laki-laki diluar jam sekolahku Namun hasilnya nihil Aku tetap menjadi pribadi yang kemayu Lambat laun , semua ini menjadi masalah bagiku Aku merasa berbeda tepat diusia remaja Aku gelisah seperti hilang arah Aku merasa semua ini bukan jati diriku Malam yang gamang Hari yang penuh kebimbangan Aku mencoba bicara kepada mama Mama, maaf ! aku ingin jadi perempuan Aku ingin merubah status diriku menjadi perempuan seutuhnya Atau lebih baik aku mati daripada aku tidak menikmati kehidupan Mama diam seribu bahasa Mama menangis pilu Mulutnya seolah menolak permintaanku Tapi mama tetap setuju dengan keputusanku Papa marah besar Papa tidak setuju Memang sangat memalukan Harga diri keluarga dipertaruhkan Namun apa daya, inilah pilihan kehidupan Bojonegoro, 08 Agustus 214Karya : Imam Aris Sugianto