🪷 Bijaksana

LENGAH

Oleh Sindy R. Asta S.

Dunia ini sedang mengajakku bercanda Dalam kelimpangan dan juga kekurangan Dan aku lengah…Dan aku sempat terjatuh…Aku menari di atas bentangan langit Dengan segerombolan burung merpati Dengan latar belakang langit senja Dan aku lengah…Dan aku terseok, tersungkur dalam badai Aku bermain di dalam gelap Lilin yang temaram terasa begitu terang Seperti rembulan yang selalu bersinar dalam mendung Dan aku lengah…Dan aku tersesat, hilang dalam keremang-remangan Aku tertidur dalam sebuah malam yang hangat Ditemani simfoni keheningan malam dan ribuan bintang Mimpi-mimpi indah sedang diputar dalam layar imajiku Dan aku lengah…Dan aku terbangun, tersadar pada dunia nyata Aku berlari dalam derasnya hujan Rintik-rintiknya tlah menusuk setiap senti kulit tubuhku Hingga air mataku tersamarkan oleh derasnya hujan Dan aku lengah…Dan aku terpeleset, tenggelam dalam kubangan sisa hujan Lengah…Aku sudah dan telah lengah Tertipu daya oleh dunia fana Dimanakah aku? Diriku? Pengendali system otak dan sadarku? Mengapa aku lengah? Mengapa aku lengah? Mengapa aku masih mempertanyakan kelengahanku? Bangkit! Bangkit! Bangkit! Hatiku memberontak, mencabik segala keputusasaan Seharusnya dari awalpun aku menyadari Bahwa aku lengah karena aku berfikir lengah Dan kini aku masih terjatuh…Bangkit! Bangkit! Bangkit! Bakar kembali mesin penghancur keputusasaan Bakar! Bakar! Bakar! Dan aku mulai berdiri…Berdiri di atas kedua kaki yang akan menyanggahku melangkah Dan sebelum aku berlari, aku dihadapkan kepada dua pilihan Bertahan…Atau Mati…Sindy R. Asta S. Malang, 12 Mei 2012

Puisi Lainnya

MELACUR SENJA Oleh Sindy R. Asta S.