LELAKI TUA HIDUP SEBATANG KARA
Oleh Ghinatunnisa
Terseok-seok
Lelaki tua bangka
Di pinggir jalanan
Menadahkan tangan
Demi mencari sesuap nasi
Keriput diwajahnya
Membuat setitik air mata
Rambut yang tak lagi hitam
Mata yang tak lagi tajam
Tubuh yang tak lagi kekar
Tangan dan kaki selalu gemetar
Hatikupun ikut bergetar
Hidupnya sebatang kara
Tanpa anak, istri, sanak saudara