LAUTAN KASIH
Oleh Ibrahim
Entah sampai kapan ku harus terombang-ambing dilautan kasihmu,
Perahu kayu yg kutumpangi kian rapuh dihempas zaman.
Penuh lubang disana sini
Namun masih ku arungi terjangan badai..
Tajamnya karang.
Demi sesuatu yg saya sendiri tak tahu kemana arah tujuannya,
Haruskah ku ubah arah haluan??
Mungkin disana,
Ditepian pantai nan jauh tempatku menepi.
Tetapi dermaga tempatku merapat kian berkabut
Kulihat telah ada perahu yg mendiami.
Hingga ku tak tahu apakah akan bersandar disana atau tidak,
Hendak kemanakah lagi ku berlabuh??
Sedang ku tahu dengan jelas engkau sendiri yg telah menutup pintu untukku..