LAMPU KUNING
Oleh Hesta Nurhildayani
Segenap rindu yang tertahan bagai kepingan batu
Menyergap, menyuguhkan sepenggal bayang tentangmu
Sendiri dirantai waktu,
Teringat kembali akan cerita di senja itu
Kala rupamu menggelayut bersama angin
Melabuhkan secercah harapan di senarai sepi
Di bawah redup cahaya lampu kuning itu, ku ingin bertemu lagi
Tapi..
Rayu tatapmu itu menyudutkanku
Entah itu dirimu,
Atau sekadar fana belaka
Bagai surya yang tlah lelah
Ia berganti dengan kegelapan yang memilukan
Menanti fajar kan datang
Menjelma bagai lentera yang berhias rindu
Mungkin..
Tuhan hanya sedang memperdengarkan
Senandung cinta yang semu
Hingga nanti..
Kan kita dapati,
Di bawah terang cahaya lampu kuning yang menanti
Cinta nyata yang abadi
Yang dirhidoi Sang Ilahi