🪷 Bijaksana

LABUHAN RINDU

Puisi Muhammad Habibullah Muthohhar

Setenggak arak buatku mencandu Layukan mata sejuk di jiwa dan memang terasa hangat meredam rindu tenggelamkanku dlm syahdu biru anganku pun ikut terdengar sayup bercerita ta'adakah hasrat tuk buang harap yg ta'kan tertancap.? sinar bulan terbias didaunan cahya remang gugah renungan membuka satir dibalik suara yg bertautan yg ta'ku mngerti apa yg di suarakan kubuang dg do'a.. tak ada daya terus panjat do'a.. syahwatku ta'trima. andai memang itu... inginku ter-iring hingga layu kering dan lapuk saat tumbuh tunas baru kan kusuburkan tanahku harapan tuk binatang kayu terus terkikis tuk sang ratu tapi apa daya rindu ta'berlabuh karna janur telah melengkung dan mungkin ta'kan rubuh