KUNTHI DYAH PALUPI
Oleh Kurnia Widianti
Pernah kurasakan genggam tangan itu
erat dan semakin erat kurasa
Pernah kurasakan sentuhan itu mengusap air mata
Pernah kulihat lengkungan bulan sabit terindah
Pernah kuhirup wanginya kebahagian
Bahkan pernah kurasakan pahitnya penantian
Itu telah berlalu
Apakah ini benar-benar inginmu?
Pergi meninggalkan luka
Kembali lagi membawa secuil bahagia
Lalu pergi berlalu menyisakan derita
Atau memang tak ada nama kau dan aku dalam takdir-Nya?
Tapi mengapa hati ini memilih tetap bertahan?
Bahkan hanya untuk sekedar menghapus ukiran
nama itu pun aku tak mampu
Apakah benar-benar telah kau butakan mata ini?
Samapai tak dapat lagi kulihat indahnya impian
Atau benar-benar telah kau hancurkan semua?
Bahkan hanya untuk sekedar berdiri pun aku tak mampu
Tak pernah lagi aku berharap kau kembali
Harapku hanya, kembalikan...
Agar dapat kulihat dan ku ukir lagi
indahnya impian...