KORUPSI MENU SARAPAN PAGI
Oleh Akaha Taufan Aminudin
Tidak usah heran ngaku saja,
Bila masalah perut masih rebutan Kemiskinan masih diperbincangkan
Kemakmuran hanya slogan saja
Maka cakar-cakaran rejeki jadi rebutan
Antrian jadi pegawai negeri Kolusi tak pernah henti
Korupsi menu sarapan pagi
Koruptor selalu punya kesempatan
Dimanfaatkan terang-terangan
Menggerus uang rakyat
Dengan segala siasat
Semakin diberitakan
Serang-serangan jabatan antar penguasa
Mengantar rakyat jadi sekarat
Berebut jabatan
Korupsi menu sarapan pagi
Tak pernah henti
Meski sampai pada jeruji
Tetap saja korupsi menjadi-jadi
Tidak usah heran ngaku saja,
Bila masalah perut masih rebutan Kemiskinan masih diperbincangkan
Kemakmuran hanya slogan saja
Maka cakar-cakaran rejeki jadi rebutan
Antrian jadi pegawai negeri Kolusi tak pernah henti
Korupsi menu sarapan pagi‘Wis sak karepmu
Sing penting mikir awake dewe-dewe’Batu, 03 Juli 2013