🪷 Bijaksana

KHIANAT DAN KECEWA

Oleh Nefty Aritonang

Perempatan jalan yang menjadi saksi pahit Seorang gadis yang menangisi sepasang kekasih Airmata yang tak dapat dibendung lagi Melihat keakraban yang bak menyayat hati Mata melihat kamu dengannya Kamu yang ku puja dan dia yang ku punya Berusaha untuk tak percaya Namun semua seakan memaksaku untuk tak membuta Kamu yang selalu ada di setiap bait ceritaku Dia yang selalu ada di setiap aku menceritakan kamu Kamu yang menjadi sosok istimewaku Dia yang menjadi sosok sahabatku Bila saja aku bisa melepaskan tangan yang saling bertautan itu Bila saja aku bisa menghempaskan jari yang menyetuh pipi itu Apakah jahat bila sekarang aku harus membenci? Apakah jahat bila sekarang aku harus mendengki? Untuk kamu yang pernah singgah dihatiku Sampaikan salam harapku padanya Semoga hanya aku yang merasakan artinya terkhianati