🪷 Bijaksana

KHAYALAN IBLIS

Oleh Kang Imam Al-Jabluk

Hari ini kau begitu cantik Bagai bunga ingin sekali rasanya ku petik Seperti nada menyentuh telinga disetiap detik Mengalun lagu ditemani angin kecil berbisik Dikejauhan kau berjalan tertunduk sambil menggenggam handphone di tangan Ku berharap sangat engkau akan mengirimku sebuah pesan Yang mengajakku bertemu berduaan untuk berkencan Lalu segera akan ku jawab, kemarilah aku di taman Lalu akan ku tunggu kau dengan sabar sambil duduk-duduk di bangku Bersiul-siul sambil memainkan asap rokok Dji Sam Soe Dan tertawa-tawa sendiri membayangkan engkau yang tiba-tiba mencium pipiku Hahaha... Eh itu dia engkau datang juga diwalau sedikit tidak tepat waktu Tak biasanya kali ini kau memakai baju putih bermotifkan abu-abu Padahal warna kesukaanmu selalu saja ungu Ah, tentu saja itu menambah manis disetiap senyummu Dan ingin rasanya ku lumat habis bibirmu itu Tak henti-hentinya ku pandangi wajahmu yang ayu Sesekali ku lontarkan kata-kata pujian merayu Dan kau hanya tersenyum menunduk tersipu malu Di benak berharap kau memelukku dan berkata "menikahlah denganku". Berlama-lama kita duduk berduaan di taman Berbincang-bincang tentang secangkir anggur yang memabukkan. Saat temaram di bawah setianya sinar rembulan, Kau pun berbisik diakhir sebuah perbincangan,"Bangunlah sayang, kau sudah terlalu lama diperbudak khayalan".

Puisi Lainnya

HUMANIORA Oleh Kang Imam Al-Jabluk RIA MELATI Oleh Kang Imam Al-Jabluk SAMAR Oleh Kang Imam Al-Jabluk UNTUKMU YANG KINI SARJANA Oleh Kang Imam Al-Jabluk