KETERPAKSAAN
Oleh Sri Setya M.K
Dimulai dari keterpaksaan aku berangkat
Berangkat mengarungi lika-liku aliran kehidupan
Yang menyeret dan mengombang-ambingkan aku
Aku menepi dibantaran rasa pilu
Menangis aku tanpa suara“Paak” tepukan halus menyapa bahuku
Aku hentikan tangis tanpa suara itu dengan segera
Perlahan tangan lembut itu meraba pipiku
Mengusap indra pandanganku yang sembab
Lemparan senyum kau bagikan padaku yang terpaku. Kaku
Dengan kehadiranmu disini dihadapanku
Aku tergeragap sedikit, lalu aku kuasai diri
Secepat kilat aku tangkap senyummu dengan hati berdebar
Bibirmu bergerak Merangkai kata “keterpaksaan saat ini pembiasaan diri pada sambutan bahagia nanti anakku”Sosok itu adalah ibu yang muncul dalam bayang-bayang realita
Menghiburku sementara lalu hilang dalam pandanganku
Dikamar yang kini pandanganku sedang mengembara(Purwokerto,26 September 2014)