🪷 Bijaksana

KERAMAHAN YANG HILANG

Oleh Opunk Malleo

Ketika manusia berlumuran Dengan lumpur noda dan dosa Manakala manusia bergelimang Dalam puing kebohongan Dan kemunafikan Tat kala manusia terbuai Oleh ilusi nikmat sesaat Hingga lupa apa dan siapa dirinya Saat itu ... Air tidak lagi berikan Sumber penghidupan Padahal airpun memuji penciptanya Hingga airpun marah Menghanyutkan segala yang dilaluinya Tanah sudah enggan Menopang semua yang ada diatasnya Padahal tanahpun mengagungkan penciptanya Hingga tanahpun murka Menguburkan semua yang memijaknya Angin tidak lagi Memberi kesejukkan dengan sepoinya Padahal anginpun mensucikan penciptanya Hingga anginpun murka Menyapu semua yang dilewatinya Semuanya itu .... Karena ulah makhluk penggunanya Yang tidak lagi ramah padanya Air, tanah dan angin menyatu Membentuk kekuatan dasyat Meluluhlantakkan semuanya Itu semua .... Bukan semata murka-Nya Dzat Yang Maha Pencipta Karena Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang Tetapi semua adalah peringatan Namun yang diingatkan Tak lagi menghiraukan Berpaling dan melupakan