🪷 Bijaksana

KEANGKUHAN DIRI INI

Oleh Fadly Purnomo Aji

Hari hari kumulai menghilang Redup sudah cahyaku Saat ku ungkap kebohonganku yang berlalu lalang Hingga ku terpuruk redam oleh waktu Tak ada janji semata Yang memenuhi hasrat berbalas Hingga hitungan detik sirna Yang telah terkikis oleh zaman teramat keras Kini ku terhanyut dalam kepalsuan Yang menyeruak kepada kehancuran Dan tak ada satupun mempercayaiku Hingga hembusan angin membawaku Ini adalah akhir dari kekalahan ku Disaat semua tertawa diatas terpuruknya diriku Remuk redam tak ter elak-kan Hingga diriku terbujur kaku tak berdaykan Adakah yang mampu menanggungnya??? Saat raga tak berjiwa tertunduk sayu? Sungguh hancur sudah kejayaanku Karna waktu tlah bertepi dalam tubuh yang tak berkuasa Inilah diriku …….. Rapuh rutuh tak berbentuk, Andai saja ku dapat memutar waktu Hingga ragaku tak bergerak. Hingga dapat merejam sukma Agar ku dapat belas kasihnya Yang tlah menyelimuti jiwa dan raga Hingga ku terlelap dalam pangkuannya Mana kala ku bersimpuh padanya Dengan mengulurkan kecakapan pragaiku Yang tlah mengetuk pintunya Sehingga ku terdiam tersipu………Namun tak adakah kasihnya??? Sesaat ku ungkap ta’bir ini Hingga semua menghilang begitu saja Hallayak debu tertiup angin pagi…….