KAU, AKU DAN KEKASIH
Oleh Ramadhan Al Fatih
Aku hanyalah gelembung udara
sedangkan Kau luas cakrawala. Aku butiran air dibibir daun
sedang kau samudra beserta isinya. Ketika kau memberiku cinta
aku perkasa. Ketika aku rindu
mungkin itu sadarku yang pernah lupa. Keindahanmu yang murni mematahkan pena-penaku
sebab tak sanggup kutulis kata melebihi cinta. Aku yang mencintaimu
ibarat cemara. Lalu tatkala cintamu membelai merpati
maka jadilah rajawali terbang tinggi. Diantara gemulai para wanita menari
kau nobatkan matahari. Dan pada dada lelaki kau ukir kodrat sejati.