KARAM
Oleh Putra Jogja
Jauh sebelum jejak melangkah pergi
Setiap air mata yang menetes di pipi
Mengurai seribu tangis dalam sendunya hati
Kala riangnya telah ter kapar di simpang jalan tanpa senyum sedikit pun
Mahligai cinta tinggal bahana semata
Mimpi indah tinggal kenangan sesaat
Hingga yang ada hanyalah serikat luka
Di antara goresan belati di hati
Dan bila pun gemuruh ombak cinta mengikis tepian ini
Pasrah ku serahkan rasa dalam ke hendakNya
Meski lirih angin ber hembus membisikkan karamnya cinta di dasar nurani" K A R A M "07/04/2014( Kembara Hati Kesunyian )