🪷 Bijaksana

JERUJI RINDU

Oleh Revand Larung

Jiwa kembali pulih dari persakitan, Hantar aku pada rindu akan dirimu. Gemuruh darah mengalir deras dalam nadi, Bila teringat akan senyum canda dan tawamu. Pada malam ku bisikan akan rindu, Rindu yang tak kunjung usai. Bila mentari mulai sinari jagat, Saat itu, aku tersadar akan lamunanku. Lamun akan gemulainya engkau bicara. Lamun akan moleknya roman muka-mu. Lamun akan jerit panggil-mu akan namaku. Lamun dan hanya lamun ku lakukan. Teringat saat kita berama, Arungi jalan setapak berliku. Yang penuh tangis dan tawa, Suka, duka lewati bersama. Kini tersadar akan dirimu, Membuat aku terbuai bahagia. Lewati pagar berduri, Tak ku hiraukan lagi. Hanya ada engkau dipikiranku, Buat aku terpenjara dalam jeruji rindu. Tak tahu kapan akan bebas, Mungkin seumur hidup. Denpasar, 19 Desember 2013(Didedikasikan untuk kekasih tercinta: Wina Astuti)

Puisi Lainnya

KAU SETAN CINTAKU Oleh Revand Larung SAJAK PERJALANAN Oleh Revand Larung