🪷 Bijaksana

JANUARI MENANTI PELANGI

Oleh Rim Putra Sunda

Desember mendorong bulan ke Januari Meninggalkan kemarau berganti Hujan turun mulai merata, bumi basah lagi Tapi kabut hitam pekat menutup Matahari Menanti pelangi sia-sia saja. Kenapa kita harus menunggu; pelangi Berganti ujud putri salju Yang mampu menyapa dinginnya kuburan negeri ini Dan membangunkan alpa tidur pulas, atau Tetap membiarkan sungai mengikis habis kekayaan bumi. Barangkali kita harus semakin berani mengingatkan Kalau bumi semakin terpuruk, kulitnya terkelupas penuh borok Kenapa masih kurang percaya dan curiga Pada jari-jari matahari yang yakin pada kekuatan sendiri Lahan dan tanah mana lagi yang harus jadi persembahan Hutan dan gunung mana lagi yang jadi rebutan Kekayaan laut mana lagi yang harus jadi upeti Agar pelangi yang dinanti segera menyapa januari. Rim Putra Sunda : 19 Desember 2012.