🪷 Bijaksana

JALAN BUNTU

Oleh Elsa Suyadi

Hujan tak mau berunding Kaki tajamnya terus menginjak bumi Angin tak mau bergeming Dingin yang terbawa mendekap tubuh Petir tak henti tertawa Gelegarnya membawa gelisah didada Mentari diam menyabarkan diri Menatap mendung yang berulah Waktu yang malas berdenting Kepayahan memutar diri Sepi yang memaksa datang Menyapa raga yang tengah bimbang Lekatan Delusi tengah merapat Merapal mantra yang menjerat Senandung merdu elegi Terdengar nyaring ditelinga tuli Hingga nafas pulang Diam adalah terbaik