INDONESIAKU SAYANG, INDONESIAKU YANG HAMPIR HILANG
Oleh Eman Soviyan
Kemakmuran yang dulu mereka katakanakan limpahan kekayaan alamakan semua yang dapat kau temukanakan semua yang dapat kau tanamakan semua yang dapat kau ternakanakan semua yang dapat kau tambang
Kehangatan yang dulu mereka tebarkanakan tingkahlaku yang dicerminkanakan kesopanan yang mereka tanamkanakan kesantunan yang mereka berikanakan keakrababan yang mereka sebarkanakan persahabatan yang mereka ciptakan
Ketangguhan yang dulu mereka banggakanakan kuatnya pertahananakan hebatnya armada kelautanakan hebatnya armada pesawat terbangakan hebatnya pasukan yang bersenjakanakan hebatnya penjaga perbatasan
Kejujuran yang dulu mereka junjung tinggikanakan bersihnya pemerintahanakan bertanggungjawabnya pimpinanakan jelasnya penggunaan anggaranakan tegasnya keputusan yang diciptakanakan amanat yang mereka laksanakan
Kesejahteraaan yang dulu mereka ceritakanakan kebahagiaan yang mereka selalu idamkanakan mampunya berswasembadaya panganakan semua jenjang pendidikan yang mampu dapatkanakan pekerjaan layak yang mereka dapatkanakan ketentraman yang dapat mereka rasakan
Indonesiaku sayang
Ada apa denganmu?
Kini kau tersungkur lesu dipojok keterpurukan
Kini kau mulai tertindas akan kerasnya jaman
Kini kau tergilas oleh ganasnya kemajuan
Indonesiaku sayang
Dimana semua kekayaan alam yang kau simpan?
Dimana tingkahlaku yang mereka cerminkan?
Dimana pertahanan yang mereka banggakan?
Dimana kejujuran yang mereka junjung tinggikan?
Dimana kesejahteraan yang mereka ceritakan?
Indonesiaku sayang
Kini semua kekayaan alam dirampas dompet-dompet asing tak berperikemanusiaan
Kini tingkah laku yang tercerminkan tak selaras dengan kepribadian
Kini kuatnya pertahanan tak mampu melindungi sebuah pulau di perbatasan
Kini kejujuran yang ditanamkan ternodai oleh tangan-tangan kotor oknum pemerintahan
Kini kesejahteraan yang diidamkan berubah menjadi virus kemelaratan
Indonesiaku sayang
Salah siapakah ini semua?
Pak Presiden?
Para Menteri?
Pak DPR?
Para Partai Politik?
Yang jelas ini salah kita semua!
Yang tak pernah peduli pada bangsa ini!
Oh Indonesiaku sayang,
Indonesiaku yang hampir hilang
Dalam gelap malam yang disaksikan kesunyian
bulan dan bintang-gemintang
Kutitipkan beribu doa kepada Tuhan
Pada teriknya siang yang disaksikan sang pemberi kehangatan
Kupersembahan keringat dan air mata yang bercucuran
Agar kau bangkit dari keterpurukan
Agar kau bangkit dari tidur yang melelapkan
Oh indonesiaku sayang, Indonesiaku yang hampir hilang
Aku tak sudi, jika hanya mendengar kehebatan yang mereka katakan
Aku tak sudi, jika tak pernah merasakan apa yang mereka katakan
Aku tak sudi, jika engkau hanya menjadi kenangan
Oh indonesiaku sayang, Indonesiaku yang hampir hilang
Aku ingin kau bangun
Menjejakan kembali kakimu di bumi ini
Mewujudkan kembali kejayaan yang telah kau lewati
Dan menujukan Indonesiaku yang sejati