🪷 Bijaksana

HARU BIRU

Puisi Herutrian

Dia, Menunggu di antara peron kereta Asap putih membubul di angkasa Bergolak, Dari tepian sudut jendela Tersamar oleh kain perca,, merah marun warnanya Empat burung gereja terbang rendah Melayang, memutar, dan bermanuver Membelah cakrawala Miftach…. Semburat suara dari balik jendela Memanggil, menatapku dengan Berbalut air mata

Puisi Lainnya

SEMANGAT AIR MATA Puisi Herutrian BARIS KENANGAN Puisi Herutrian SEBUAH REALITA Puisi Herutrian DIE HOFLICH Puisi Herutrian DIBALIK SEBUAH CERMIN Puisi Herutrian