🪷 Bijaksana

GUBUK TUA

Oleh Maghfira Kalsum

Suara jangkrik membising di telingakupondasi yang rapuh juga dinding bambu yang lapukkini bersahabat dengan sebuah bingkai tua Kayu yang termakan waktuyang kini bergantung sejuta harapankini tak sanggup untuk menjadi rangka yang kokoh Setiap sudut terdapat sebuah guci beras yang isinyahanya debu yang tebal, membuat mereka semakin akrap dengan kesunyian Kesepian yang memekikkan hatidan kesunyian yang menyiksa pikiran. Tak terasa air mata mengalir merayapi pipiku yang membawaku dalam penyesalan. Gubuk tua.. aku belajar arti kehidupan padamukau melawan kesunyian kau hiraukan kesepian dan kau, belajar untuk hidup bersama di kala duka yang panjang. Aku berharap agar aku mampu sepertimu untuk melawan kesunyian yang memaksaku selalu tunduk padanya.

Puisi Lainnya

TENTANG SENYUM IBU Oleh Maghfira Kalsum