🪷 Bijaksana

GERSANG JIWA

Oleh Ahmad Sururi

Hampa nan tandus,,, Bagai ladang hati yang tak terurus,,,,,, Kering dan nyaring tak memberi arti khusus,,,, Hanya nyanyian hama yang begitu rakus,,,, Menebarkan debu-debu keputus asaan,,,,, Dalam tarian ilalang di kemarau panjang,,,, Di kepingan hati yang terhapus penyesalan,,,, Akan gersangnya nurani yang rindu siraman hujan,,,, Mungkinkah datang setetes airkedamaian,,,,, Menumbuhkan mimpi yang mati kekeringan,,,,, Menyibak senyum kehidupan yang mulai terlupakan,,,,, Karena kosongnya sebuah penantian,,,,, Ataukah kemarau kan tetappanjang,,,,, Membunuh kesucian jiwa yang mulai hilang,,,,, Menerjang keraguan akan kehidupan masa depan,,,,, Menghembuskan angin kebimbangan,,,, Hingga akhirnya di gersangya jiwa ku ukir cerita,,,,, Bersama setetes do'a untuk Sang pencipta,,,,, Semoga hujan turun di malam yang hampa,,,,, Menyejukkan untaian sukma nestapa,,,,,*al harokah ilal barokah,___dh3___

Puisi Lainnya

KU HANYALAH BUTIRAN DEBU Oleh Ahmad Sururi