🪷 Bijaksana

GENGGAMAN

Oleh Faisal Misbakhul Munir

Menghela nafas beraroma kegagalan Mengacuhkan kesedihan beraura kesunyian Melarakan kesukaran berirama kematian Mengantarkanku pada kenang yang terlupakan Rindu ini rindu kenangan 168 jam Kamu yang sanggup mencicipi pahitnya sebuah manis Tetap tersenyum meski hati masih teriris Bukan hanya senyum Seluruh anggota tubuhmu meradam kehilir hati Siluet senyum manismu Tertutup tangi yang keluar dari hatimu Menjatuhkan air yang menanggalkan senyum, Menggoreskan sisa sisa asa Berbahagialah, Hujan akan reda saat senja tiba Disaat aku terlena Aku menyaksikan sengketa keluar dari hubungan kita Menebar perih dari seluruh rasa Melepaskan tangan dari genggaman sedih yang membantai hati Tangan ini terhempas Terbang melayang menanti genggaman Tangan ini tersulur Merayap merangkak jatuh tersungkur Sayang, Mari bergandeng tangan Mari memaknai cinta, yang terbuang rindu kenangan