🪷 Bijaksana

GELISAH JIWA

Oleh Ruslan farhani

Gemuruh baday si perampas cahaya Demi hitam pekat perompak kegelapan Demi racun yang menjalar keseluruh tubuh Aku bersaksi atas mawar merah menghitam 30 asmara Hidup mati berdiri Mati tak sanggup jadi pecundang Sakit akan luka tak berbekas.. Rasa perih yang entah itu dimana Harus kepada siapa ku hantamkan bata amarah Harus dengan apa ku bunuh sepi yang menjadi-jadi Maka kenangan adalah virus yang menggila dalam satu malam Menangis tinggal menangis.. Air mata hanya peredam dendam yang menikam Tangan terkepal dengan keringat pertanda kerasnya rasa penghianatan Kaki gemetar diatas sendu suara tangisan dalam hati Pendusta yang haram aku sebut kembali namanya Do'a ku menyertaimu manis.. Percayalah.. Aku tak akan mati hanya karna bius murahan Aku hanya butuh waktu singkat untuk proses penyembuhan Penipu Tunggu aku bangkit Bersama orang yang pantas.

Puisi Lainnya

ASPAL GURUN Oleh Ruslan farhani