GELISAH JIWA
Oleh Ruslan farhani
Gemuruh baday si perampas cahaya
Demi hitam pekat perompak kegelapan
Demi racun yang menjalar keseluruh tubuh
Aku bersaksi atas mawar merah menghitam 30 asmara
Hidup mati berdiri
Mati tak sanggup jadi pecundang
Sakit akan luka tak berbekas..
Rasa perih yang entah itu dimana
Harus kepada siapa ku hantamkan bata amarah
Harus dengan apa ku bunuh sepi yang menjadi-jadi
Maka kenangan adalah virus yang menggila dalam satu malam
Menangis tinggal menangis..
Air mata hanya peredam dendam yang menikam
Tangan terkepal dengan keringat pertanda kerasnya rasa penghianatan
Kaki gemetar diatas sendu suara tangisan dalam hati
Pendusta yang haram aku sebut kembali namanya
Do'a ku menyertaimu manis..
Percayalah..
Aku tak akan mati hanya karna bius murahan
Aku hanya butuh waktu singkat untuk proses penyembuhan
Penipu
Tunggu aku bangkit
Bersama orang yang pantas.