🪷 Bijaksana

ELEGI HIDUP

Oleh Jarijemari Suechin

Ku susun madah menadah bicara terima seadanya hamba yang lemah. ku persembahakan silaturrahim dengan hati pasrah assalamualaikum untuk semua.. Dingin pagi telah berlalu,, mentari angkuh mewarnakan alam langkah kaki beradu dengan kudrat insani.. pohon-pohon bercerita pada sebuah nama yang Maha Agung tertulis kisah disebalik balada kehidupan., seorang engkau ataukah seorang aku melankolia berlagu di garis permata, kerlipan misteri terus menunjah akal yang abadi. Pacaran buana menyilaukan jasad. terhoyong hayang dipalu iradat.. misteri alami.. berteleku di hujung permainan jemari. akan sumbangkah irama melankolia. jika hidup berkalang nadi terguris kalbu menoreh di tapak tangan lagi-lagi alam membisu. ironis bukan? Siulan angin berkongsi duka dengan alunan dedaun. bersimpuh sujud menongkat langit peraduan kasih.. beradu dalam irama gotic. petualang nadi menjadi taruhan...

Puisi Lainnya

DUKA SANG ALAM Oleh Jarijemari Suechin