🪷 Bijaksana

DURI-DURI KOKOH BERDIRI

Puisi Muhaddisin

Duri-duri tak bisa kering duri-duri tak bisa mati oleh anging-angin semusim oleh hujat berhari-hari duri-duri tak bisa hilang duri-duri tak bisa lenyap oleh air hangat-hangat kuku oleh panas-panas tai ayam duri-duri tak bisa musnah duri-duri tak bisa punah oleh pepaduan suara oleh obrol santai belakang meja duri-duri tak bisa tumpul duri-duri tak bisa gundul oleh pisau bermata satu oleh mata bermuka dua duri-duri tak bisa sadar duri-duri tak bisa pudar oleh penjara-penjara istimewa oleh bui bertahta megah duri-duri tak bisa hancur duri-duri tak bisa luntur oleh tetesan air liur oleh orang kubangan lumpur duri-duri dimana-mana duri-duri disana-sini di jaman orde baru di bank century di kantong safari DPR di kementrian pajak di proyek wisma atlet di kejaksaan di instansi kepolisian sampai juga di KPK lalu turun-temurun ke anak cucu negeri 17 Agustus 2011