DUKA INDONESIAKU
Oleh Ivo Ardianti
Lihatlah ia yang tersedu di malam kosong
Meratap nasib yang tak bisa dikata bohong
Siapa yang peduli?
Dahulu
berhias hamparan hijau
Gemercik air yang menyejukkan
Kicau burung yang indah
Kemana mereka kini?
Hamparan hijau berganti gumpal debu yang menghambur
Gemercik air berganti tetes darah
Lalu kemana kicau burung menjelang fajarnya?
Terganti kawan,
Hanya tangis derita rakyat yang terdengar
Indonesiaku berduka
lalu siapa yang akan peduli?