DRAFT NOMER TIGA
Oleh Zainal Abidin
Ada yang sempat tertunda
Kucakar lembaran kaca dilayar depan mata
Penuh cahaya
Pesan itu tertulis dalam teks tak bergaris
Dan ku simpan di draft nomer tiga ; tulis pesan untuk mereka ; kotak masuk dari siapa ; draft tetap saja nomer tiga ; kotak keluar menerbang diangkasaBerikutnya
Kubuka draft nomer tiga
Ada tiga rupa
Yang pertama pesan cerita Lewat senyum kita menyapa Lewat mata kita memandang Lewat hati kita saling percaya Lewat suara kita bisa bercerita Yang ke dua pesan kita Kita pernah sadar tidak Pelangi itu sangat indah Tapi kenapa dia merana Jawabnya Sebab dia kecewa lantar senyum kita lebih indah dari dia Sempatkah kita bertanya Kenapa bintang hanya terbit malam hari Jawabnya Kerena ia sadar aura kita mendudukinya Yang ke tiga pesan segala Bila sepi ingat Allah Bila rindu ingat Allah Bila bahagia ingat Allah Bila ingin curhat ingat Allah Bila sakit ingat Allah
Perjalanan itu terasingkan dalam diriku
Mengabar pesan mati dalam peti mati
Tapi_; aku sadari
Tentang draft nomer tiga
Yang tak selama bungkam oleh karidornya
Sumenep, 18 Februari 2013