🪷 Bijaksana

DRAFT NOMER TIGA

Oleh Zainal Abidin

Ada yang sempat tertunda Kucakar lembaran kaca dilayar depan mata Penuh cahaya Pesan itu tertulis dalam teks tak bergaris Dan ku simpan di draft nomer tiga ; tulis pesan untuk mereka ; kotak masuk dari siapa ; draft tetap saja nomer tiga ; kotak keluar menerbang diangkasaBerikutnya Kubuka draft nomer tiga Ada tiga rupa Yang pertama pesan cerita Lewat senyum kita menyapa Lewat mata kita memandang Lewat hati kita saling percaya Lewat suara kita bisa bercerita Yang ke dua pesan kita Kita pernah sadar tidak Pelangi itu sangat indah Tapi kenapa dia merana Jawabnya Sebab dia kecewa lantar senyum kita lebih indah dari dia Sempatkah kita bertanya Kenapa bintang hanya terbit malam hari Jawabnya Kerena ia sadar aura kita mendudukinya Yang ke tiga pesan segala Bila sepi ingat Allah Bila rindu ingat Allah Bila bahagia ingat Allah Bila ingin curhat ingat Allah Bila sakit ingat Allah Perjalanan itu terasingkan dalam diriku Mengabar pesan mati dalam peti mati Tapi_; aku sadari Tentang draft nomer tiga Yang tak selama bungkam oleh karidornya Sumenep, 18 Februari 2013

Puisi Lainnya

KOTAMU Oleh Zainal Abidin