🪷 Bijaksana

DAUN DAN ANGIN

Oleh Risma Mar'atussolihah'

Angin begitu menyejukanmembuat daun menari riangselalu cinta yang ia tawarkanmembawa anganku melayang Semilir angin datang dengan hembusan lembutdaun menyambutnya dengan penuh sukacitadia datang tanpa kabutwajahnya jelas penuh tawaran cinta Ketika itu angin tak datangtetesan embun menyapa daun yang malangsuatu masa dia menghilangperasaan ragu mulai terngiang Kembali angin datang menghadangdaun terusik dalam ketenangannyagoresan luka itu mulai datangmembuatku tak lagi mengenalinya Angin terus menghantam dengan ributnyadengan keras daun tetap bertahan pada tangkainyakali ini hanya kekecewaan yang dibawanyatak ku temukan lagi cintanya Angin ribut tak kunjung berhentidaun jatuh dengan penuh kerelaanrupanya ia akan menyakiti hatidan membawa dalam relung kegagalan