🪷 Bijaksana

CINTA TLAH BERBEDA

Oleh Raras

Jabat tangan itu dulu hanya biasa Tatapan mata itu dulu hanya sementara Saat hari-hari terisi tawanya Tersadar bahwa hati ini merasakan berbeda Tak ada rayuan, tak ada kebohongan Segalanya terucap dalam canda sederhana Yang justru mengikat hati semakin erat Tiba saat gemuruh menyentuh hati kami Yang masih bingung dengan perasaan apa ini Benarkah ini cinta . . .? Ntahlah. . .namun beriring waktu semua terjawab sudah Ketika ia pergi Tak ada canda, tawa, duka lara yang terangkai lagi Sepi hati ini. . . Kepergian itu menyadarkan kami Bahwa hati ini berarti Walau angan tak memungkinkan kami untuk bertemu kembali Namun Tuhan berhendak lain Tuhan menyatukan kami kembali dengan kedaran kasih Kami sambung hati ini Saat itu tiba , serasa dunia begitu indah Bintang dan bulan tersenyum melihatnya Tapi itu hanya sekejap mata Tak lama ia campakkan cinta ini seperti sampah Sakit hatinya dimasa lampau membutakan cintanya Derasnya air mata mengalir tak mampu mengubah keadaan Dari inilah aku menjerit Dia telah berubah Tuhan Bersatunya kami begitu pahit