🪷 Bijaksana

CINTA, SENJA DALAM POT BUNGA

Oleh Adi TF

Senja, kutatap pupil matamu yang menyimpan cinta Sekuntum mawar menjadi siluet karna biasmu menabrak imajinasi hitam Lalu semburat bianglala sisa hujan siang tadi menjadi akhir sebuah mimpi: Aku yakin cinta itu untukku…Senja, coba aku raih indahmu Dalam ruang yang selalu terisi oleh wanginya mawar Dan rotasi hidup yang membawa aku pada hayalan tentang masyuk: Aku selalu bermimpi memeluk indahmu…Senja, selalu kutatap pupil matamu yang menyimpan cinta Seperti engkau yang juga selalu menatap pupil mataku mencari cintamu dihatiku Hingga kita membentuk siluet pot bunga karena senja selalu indah untuk kita: Ah, aku selalu tergila-gila pada senja dan cintamu…Waru, 18 Juni 2013, 18.55 Wib, sehabis senja yang indah lewat dan menyapaku dengan senyum manisnya…!