CINTA, SENJA DALAM POT BUNGA
Oleh Adi TF
Senja, kutatap pupil matamu yang menyimpan cinta
Sekuntum mawar menjadi siluet karna biasmu menabrak imajinasi hitam
Lalu semburat bianglala sisa hujan siang tadi menjadi akhir sebuah mimpi: Aku yakin cinta itu untukku…Senja, coba aku raih indahmu
Dalam ruang yang selalu terisi oleh wanginya mawar
Dan rotasi hidup yang membawa aku pada hayalan tentang masyuk: Aku selalu bermimpi memeluk indahmu…Senja, selalu kutatap pupil matamu yang menyimpan cinta Seperti engkau yang juga selalu menatap pupil mataku mencari cintamu dihatiku
Hingga kita membentuk siluet pot bunga karena senja selalu indah untuk kita: Ah, aku selalu tergila-gila pada senja dan cintamu…Waru, 18 Juni 2013, 18.55 Wib, sehabis senja yang indah lewat dan menyapaku dengan senyum manisnya…!