CINTA BEKU
Oleh Fathur Rohman
Bukan tawa yang aku terima saat datang menghampirimu
Bukan senyuman saat ku tolehkan kepalaku memandangimu
Tetapi,
Penyesalan besar yang bukan mimpi
Kekecewaan yang benar-benar aku alami
Luka yang tiap kali menyayat hati
Satu tahun waktu itu menunggu jawabanmu
Empat bulan dirimu baru mengenalkanku kepada keluargamu
Dan kurang lebih dua tahun aku pergi memperjuangkan nasibku untuk masa depan kita
Namun
Semua kandas saat aku hampir berhasil
Semua sirna saat aku hampir sampai di garis finis
Dirimu lebih memilih orang lain
Tampa peduli seberapa besar perjuanganku mempertahankanmu.
Kini aku tak tau untuk siapa cinta ini
Aku tak tahu harus ku titipkan untuk hati yang mana
Dirimu telalu pintar membuatku terluka
Haruskah menjadi cinta yang membeku . . ?