CAMAR TERBANG MENJAUH
Oleh Beni Guntarman
Burung camar putih terbanglah
Sebatas jauh pandang aku menatapmu
Gumpalan awan senja mengelam
Mentari pun tenggelam, air laut perlahan pasang
Buih-buih lautan berserak di pasir putih
Aku seakan buih yang terhempas di pantai ini
Ketika embun pagi membasaahi lagi jalan setapak itu
Aku merasa perjalananku masih belum berakhir
Meski sayap-sayapku sudah tak sekokoh dulu
Aku masih sanggup terbang menjangkau langit biru
Aku akan terus berjalan dan berjalan, melangkah maju
Berjalan menembus kota-kota sunyi tak berpenghuni
Dalam keheningannya kuciptakan sajak-sajak
Sajak yang lahir dari bara api dan kegelapan malam
Sajak yang mendendangkan cinta dan harapan pada yang jauh
Ratapan kerinduan pada musim semi entah di mana!