BUNDAKU TERSAYANG
Oleh Antonio
Ibu.
Pengorbananmu adalah suatu cerminan bagiku,
Keiklasan mu Suatu pegangan yang tak ternilai harganya bagiku,
Butiran dan tetesan Air matamu adalah Mutiara Yang berharga dalam hati,benak
jiwa dan ragaku,
Apakah
yang bisa ku lakukan untuk membalas semua kebaikanmu yang pernah
memperjuangkan jiwa dan ragamu hanya karna engkau menginginkan aku
barnafas didunia ini
apa yang bisa ku perbuat untuk membayar segala
perjuangan mu selama ini,.
IBU,
Kini engkau telah pergi meninggalkan aku,
Apakah hanya dengan air mata,
Apakah hanya dengan jeritan agar aku bisa membalas pengorbanan dan kesetianmu kepadaku,
IBU,
Betapa engkau sangat menyayangi aku
ketika engkau telah menutup mata,
Katika aku tak melihat senyum manis dari bibirmu,
Ketika aku tak mendengar suaramu memanggil aku dengan kata kata sayang dari dalam hatimu
ketika aku tak merasakan hangatnya belaian dan pelukan hangat kasih sayangmu kepadaku,
Aku hancur bagaikan pecahan logam yang tak ada harganya,
Apakah itu adalah sautu hal yang akan membuat pengorbananmu selama ini akan sia sia,
IBU,
Betapa sering nya aku berontak ketika engkau masih bersamaku,
Betapa sakitnya hatimu ketika aku tak mendengar
kata katamu,Nasehatmu,
Kini semua telah aku sesali dengan deraian air mata,
Kini semuanya aku ungkapkan dengan hari-hari ku
langkah kakiku
dengan tetesan air mata.
IBU,
Kini aku akan bangkit dengan semangat yang telah kau tunjukan kepadaku
bukan dengan air mata,
Melain kan dengan tetesan keringat yg keluar dari kulitku,
Dengan Senyuman dan perjuangan dan segala kekuatan jiwa dan ragaku
Aku dapat bangkit Lagi.
Hanya DO'A yang kupanjatkan kepada TUHAN,IBU bahagia dalam kehidupan kekal Bersama Bapa dalam kerajaan Sorga.A
Ku sayang IBU.