BISIKAN LEMBUTKU
Oleh Putri Nur Azizah
Kemaren, 5 April 2014Ku-rasakan kembali secuil kebahagiaan
Sesuatu yang begitu kuhindari
Sesuatu yang sebenarnya aku inginkan dan ku rindukan
Tak ada yang tau bagaimana perasaanku waktu itu
Kembali merasakan belaian dari seorang yang sangat aku sayangi.
Beberapa bulan lalu..
Kau mengucap ‘ maaf ’ padaku
Serasa dalam drama
Aku melihatmu dari belakang
Sungguh.
aku ingi memelukmu
Kau tau ?
Aku menangis
Selalu menangisSendiri
Selalu sendiri
Aku butuh satu orang
Hanya satu
Untuk menjadi sahabat
Bukan sekedar teman saat butuh
Tapi teman untuk selamanya
Aku pernah merasakan hal itu
Ku manfaatkan waktu ku untuk berdua dengannya Sebelum les masuk
Masih ada 2 jam
Bagiku itu hal yang indah
Aku jadi diriku sendiri bersamanya
Bercerita banyak hal
Hingga sekarang kami masih dekat
Namun sudah berbeda
Tak seperti masa les dulu
Aku pulang dulu dan dia juga
Aku ingin mengulang masa itu
Saat aku bersamanya dan melewati masa indah
Apa dia sahabatku
Apa dia menganggapku sahabat
Aku mencoba baik dan menjadi teman nya saat dia membutuhkanku
Kepada siapa aku akan mengadu ?
Kepada siapa aku akan bebicara
Untuk meringankan beban yang aku pendam Sendirian
Sungguh aku tertekan
Siapa ? Ibu ? Aku terlalu lemah untuk berbicara padanya
Lemah mendengarkan amarahnya
Lemah berbagi cerita
Lemah mendengar nasihat lembutnya
Aku juga terlalu cengemg untuk mendapat kasih sayang darinya
Entah perasaan apa itu
Aku menghindari pelukan
Aku menghindari ciuman
Aku menghindari belaian Dari seorang ibu
Itu semua ada alasannya
Kenapa ?
Karena aku tidak kuat dengan semua itu
Air mataku tumpah Tidak mungkin aku menangis di hadapannya
Aku terlalu sering menangis
Kembali menjadi anak cengeng seperti saat masih kelas 3 SD
Ya Allah...
Hadirkan seseorang dalam hidupku
Hanya satu yang ku butuhkan
Untuk mencurahkan isi hatiku
Untuk meringankan beban hatiku
Selama ini aku hanya menulis
Menuli dan terus menulis
Kenapa ?
Karena aku ingin lari dari semuanya
Ingin bercerita pada benda mati
Dengan gerakan tangan pada Keyboard
Belum cukup bagiku untuk ini semua
Aku butuh teman
Teman yang benar benar teman
Bisakah kau mengabulaknnya ya Allah ?
Belaian ibu beberapa waktu lalu
Membuatku rindu akan masa lalu
Saat kau masih menggendongku
Saat kau masih sering memelukku
Saat kau masih sering menciumku
Aku rindu
Benar – benar rindu Hangatnya pelukanmu
Lembutnya belaianmu
Lakukan lagi BuI Love You