🪷 Bijaksana

BINTANG DALAM KESUNYIAN

Oleh Niken Khalida Puteri

Jutaan warna melukiskan indahnya dunia Alunan melodi bersatu menjadi irama dan lagu Sungguh indah bukan? Tapi tidak dengan duniaku... Tuhan memberiku dunia yang hening Menghembuskan angin dingin ditengah kesunyian yang mencekam Sebab aku tak bisa mendengar canda tawa anak-anak seusiaku Tak henti sampai disitu Tuhan juga memberiku dunia yang gelap Gelap nampak begitu menakutkan Sebab hanya ada hitam pekat yang aku temukan Panas teriknya matahari yang membuat peluhku menetes pun Tak mampu sinari duniakuKawan.. Coba bayangkan... Disaat kesunyian dan kegelapan itu datang secara bersamaan Kini aku hanya dapat menyentuh pipi bunda Tanpa tahu bagaimana paras cantiknyaTapi.. Mengapa setiap kali aku menyentuh wajahnya Telapak tanganku selalu basah Padahal aku tahu ia sedang tersenyum denganku Aku juga tak bisa mendengar suara lembut ibunda Aku hanya mampu mencium aroma tubuhnya Yang tak pernah mengeluh saat lelah dan berkeringat Aku memang buta dan tuli Tapi aku masih punya hati Gelap tak selamanya hanya satu warna Sunyi tak berarti sendiri Dapatkah kau mendengar bahasa kalbuku? Aku ingin seperti orang lain Menjalani hidup dengan ribuan harapan Melangkah dengan semangat yang tak padam Aku yakin mampu mengubah duniaku Meski langit tak berbintang Sebab aku adalah bintang Makhluk yang mampu menyinari dirinya sendiri

Puisi Lainnya

KAU MENGHENTIKAN LANGKAHKU Oleh Niken Khalida Puteri UNTUKMU AKU BERTAHAN Oleh Niken Khalida Puteri