🪷 Bijaksana

BERBOHONG BODOH

Oleh Amirul Hakim

Melihat lentera bagai sebuah jawaban Cahayanya redup tapi dapat menerangi jalan Meski hanya senyuman yang kau berikan Dari semua harap dan tanya yang kusimpan Tak pantaskah burung punguk mrindukan bulan Juga serigala yang melolong dalam kegelapan Hanya untuk meramaikan malam agar engkau tak kesepian Atau kah aku yang telah bohong dengan kata bukan Melihat hayal akan seperti jawaban Maka sibodoh ini yang menangis karna sendirian Akupun menjauh pergi membawa keheningan Cahaya redup bukan jawaban sebuah peng harapan Akhirnya kuucap terimakasih kepada senyuman itu